Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

Rabu, 20 Januari 2010

Membuat Eyeliner Tampak Sempurna di Mata


Ingin punya mata yang tampil berkarakter? Eyeliner kuncinya. Namun memulas eyeliner memang tidak gampang, dan jika salah memulasnya, eyeliner justru bisa menjadi musuh Anda. Bagaimana mengaplikasikan eyeliner agar terlihat sempurna?

1. Bisa memulas eyeliner sekali jadi, dan tidak perlu mengulangnya, rasanya memang sungguh memuaskan. Jika bisa memulas dengan tepat, akan terbentuk garis yang melengkung indah, bebas dari bayang, dan melengkung sempurna di bagian bawahnya.

Alexis Comforti, make-up artist dari Laura Mercier, mengajarkan cara untuk mendapatkan garis eyeliner yang halus dan membentuk indah mata kita. Anda bisa melakukannya sebagai dasar untuk gaya smokey eyes.

Naturalnya, menggunakan make-up di mata adalah untuk menjadikan bagian bawah mata tertutup secara sempurna. Satu hal yang menjadi kesalahan umum adalah, perempuan menggunakan concealer sebagai pelapis dasar di bagian bawah mata. Padahal concealer memiliki tekstur yang creamy atau lengket, sehingga akan menghasilkan bayangan pada bagian mata yang diberi eyeliner.

2. Langkah kedua, gunakan eyeliner secukupnya saja, terutama pada garis mata. Dengan demikian Anda tidak ada yang menggumpal di kelopak mata.

3. Setelah mengaplikasikan, langkah selanjutnya adalah menentukan garis utama melalui teknik yang disebut "lapisan tebal". Lapisan tebal dilakukan dengan kuas eyeliner datar. Pertama, basahi sikat dengan air. Kemudian campurkan kuas Anda ke atas permukaan cetakan eyeliner, kemudian ciptakan konsistensi seperti saat memoles semir sepatu.

4. Rapatkan mata Anda, atau lihat ke bawah. Satukan garis mata atas dan bawah seperti mata saat mengantuk, untuk menentukan garis mata yang rata. Sapukan dengan kuas yang rata, tekan dan tarik membentuk garis sapuan.

5. Selanjutnya sapukan pada bagian garis dalam mata yang terdapat di antara bulu mata, bukan di bagian atasnya. Gunakan cara yang sama untuk memoles pada bagian atas mata untuk membuat hasil yang dramatis.(Sumber)

Mitos-Mitos Seputar Perawatan Rambut


Rambut indah dan bersinar adalah impian semua wanita. Tak heran jika semua saran dilakukan. Namun, ketahuilah bahwa tak semua saran itu benar. Banyak di antaranya yang hanya merupakan mitos. Berikut adalah beberapa mitos seputar rambut yang sering terdengar dan fakta sesungguhnya.

1. Memangkas rambut akan membuat rambut tumbuh lebih panjang.
“Rambut tumbuh dari akar, bukan dari ujung rambut,” terang Michael Wright, kepala ilmuwan senior di Nexxus Salon Hair Care. Memangkas ujung rambut dilakukan untuk mencegah ujung rambut yang bercabang makin melebar dan merusak seluruh batang rambut. Jaga rambut agar tetap sehat dengan perawatan yang menyeluruh. Usahakan untuk merawat rambut dari kerusakan akibat matahari dan panas dari penataan rambut. Jadi mitos tersebut tidak benar.

2. Memijat kulit kepala bisa menstimulasi pertumbuhan rambut.
Pijatan di kulit kepala dilakukan untuk meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi stres, dan mendistribusikan minyak alami kulit kepala ke rambut. Kesemuanya ini bisa membantu fungsi sel agar lebih baik, sehingga membuat pertumbuhan rambut lebih optimal –namun tingkat pertumbuhannya tidak akan meningkat. Umumnya, rambut akan tumbuh setengah inci per bulannya.

3. Zat kimia pada produk pelurus rambut bisa mengubah tekstur rambut secara permanen.
Jika Anda perhatikan, bagi sebagian orang yang rambutnya pernah diluruskan secara kimiawi (rebonding), rambut barunya yang tumbuh akan kembali bergelombang atau menjadi sama seperti semula. Setelah perawatan pelurusan rambut, rambut yang berubah hanya lah rambut yang terlihat dan terekspos produk pelurusan. Zat kimia pelurusan rambut tidak bisa menembus ke akar rambut. Begitu pula pada rambut yang sering di-blowdry. Mereka yang rambutnya sering di-blowdry merasa rambutnya lebih lurus. Namun, apa yang sebenarnya mereka lihat adalah rambut rusak yang sudah kehilangan teksturnya, bukan perubahan permanen.

4. Mengikat rambut di area yang sama berulang-ulang bisa membuat kebotakan.
“Tarikan secara terus menerus (konstan) di daerah yang sama menggunakan karet yang kencang bisa melukai folikel rambut dan membuatnya berhenti menumbuhkan rambut. Efek ini disebut tarikan alopecia,” jelas Doris Day, dermatologis asal New York. Ia menyarankan untuk sesering mungkin mengganti cara ataupun letak ikat rambut di kepala. Jika memang harus mengikat kepala, pun, usahakan untuk mengikatnya dengan karet yang tak terlalu ketat. Pilih agak longgar. Ikat rambut, topi, kepang, bandana, dan lainnya yang dikenakan di rambut pun bisa mengakibatkan hal ini jika ditempatkan di posisi yang sama.

5. Menyisir rambut membuat rambut lebih bersinar.
Menyisir rambut 100 kali sebelum tidur seperti para putri di kisah-kisah dongeng tak akan membuat rambut Anda terlihat lebih cantik. Malah, akan membuat rambut terlihat lebih parah. Menyisir rambut bisa membuat rambut terlihat kusam dengan merusak kutikulanya, juga menyebabkan ujung rambut bercabang dan patah. Menggunakan alat yang salah pun bisa merusak rambut. Secara umum, plastik dan sisir dari metal bisa melemahkan kutikula rambut dan menyebabkan kerusakan atau statik, dan rambut menjadi susah diatur. Jadi, cobalah untuk mengganti sisir dengan sikat dengan bulu yang lebih lembut. Gunakan sisir sikat pada rambut yang kering. Sementara untuk rambut yang basah, gunakan sisir dengan gigi yang jarang. Sikat rambut cukup untuk membuat rambut Anda tidak kusut, dan harus bisa menyisir rambut dengan mudah. Cukup sisir beberapa kali saja per hari, tak perlu berulang kali.

6. Air dingin bisa menambahkan sinar pada rambut dan mencegah rambut kasar.
Rambut yang dibilas dengan air dingin bisa membuatnya terlihat lebih bersinar, karena secara sementara membuat kutikula batang rambut tertutup. Namun hasil tersebut tak akan berlangsung lama jika Anda tidak mengeringkan rambut dengan benar. Pastikan kutikula rambut tetap tertutup rapat dengan mengaplikasikan kondisioner rambut atau produk rambut berbahan dasar silikon untuk menutupnya. Atau, gunakan shampo yang khusus untuk rambut bersinar, sekaligus lembut, seperti Clear Shampoo Soft and Shiny yang baru saja diluncurkan.

7. Rambut bisa kebal terhadap shampo.
Tugas shampo hanyalah untuk membersihkan rambut. Lalu mengapa shampo favorit Anda tiba-tiba terasa tidak lagi bekerja seperti biasanya? Shampo mengandung bahan yang memberikan kelebihan untuk penataan, namun juga bisa meninggalkan residu yang menumpuk. Jika Anda mulai mendapati bahwa rambut Anda terlihat kusam, gunakan shampo yang sifatnya clarifying. Artinya, ia bertugas untuk menghilangkan residu-residu kimiawi yang menumpuk pada rambut setiap dua minggu sekali. Jika lebih sering, Anda hanya akan membuat rambut kering dan kekurangan minyak alami rambut.

8. Mewarnai rambut bisa mengubah tekstur rambut. Pewarnaan rambut yang permanen menghilangkan lapisan pelindung pada rambut dan mengangkat kutikula rambut bisa berpenetrasi ke dalam. Sementara pewarna rambut semi permanen menyimpan warna pada batang rambut dan tak terlalu merusak. Kedua metode tersebut memiliki keunggulan masing-masing. Warna bisa membuat batang rambut lebih tebal. Perubahan ini lebih terlihat pada wanita dengan tipe rambut fine hair atau yang rambutnya menipis. (Sumber)

Tips Merawat Rambut Diwarnai


Salah satu cara tampil beda yang bisa menjadi pilihan bagi wanita adalah dengan mengganti warna rambut. Selain terlihat lebih fresh, warna rambut pun bisa membuat penampilan seorang wanita jadi lebih dewasa. Tapi ada baiknya Anda mengetahui bagaimana cara terbaik untuk merawat rambut berwarna.

Sewaktu proses rambut diwarnai, lapisan kutikula akan membuka sehingga pigmen warna jadi mudah terserap. Jadi jika Anda mencucinya langsung menggunakan shampoo maka kurang lebih 50% pewarna rambut akan memudar.

Jadi untuk menjaga warna tetap ‘keluar’, keramas sebaiknya dilakukan paling cepat 24 jam setelah pewarnaan. Itu pun dengan shampoo dan kondisioner khusus rambut diwarnai. Bila Anda tidak mau repot dan lebih tertarik merawat rambut sembari memanjakan diri di salon, lakukan creambath 2-3 minggu sekali.

Satu bonus tips tambahan, untuk Anda yang baru berniat mewarnai rambut dan memiliki kulit kepala sensitif, sebaiknya lakukan tes kecil-kecilan terlebih dulu. Tes alergi ini mungkin memang butuh waktu 2 hari, tapi paling tidak Anda tidak akan menyesal nantinya. Caranya?

* Oleskan sedikit pewarna rambut tersebut di kulit bagian belakang telinga

** Biarkan selama 48 jam

*** Bila kulit yang diolesi terasa gatal, timbul ruam merah ataupun bintil-bintil seperti biang keringat, berarti kulit Anda memang tidak bisa menerima cat rambut tersebut. Bisa karena formulanya terlalu keras, ataupun kulit Anda yang kelewat sensitif, jadi sebaiknya jangan lakukan pengecatan rambut. Sebaliknya, bila tidak terasa reaksi apa-apa, silahkan mulai pilih warna favorit Anda.

Selasa, 19 Januari 2010

Tips Merawat Rambut Rontok


Rambut rontok? Tentu sangat mengganggu, namun sebenarnya kita dapat mengatasinya asalkan tahu faktor apa saja yang menyebabkan rambut kita rontok seperti beberapa faktor berikut :

1. Faktor dalam

Faktor dalam adalah faktor yang timbul dari tubuh/badan kita sendiri. Misalnya stress, sakit,kurang tidur, atau sedang banyak masalah.Solusinya adalah relaxasi,refreshing, dan konsultasi ke dokter.

2. Faktor pemakaian shampoo

Pemakaian shampoo sangat berpengaruh,jika anda salah memilih shampoo,maka rambut anda yang menjadi korbannya.Maka pilihlah shampoo yang benar-benar cocok untuk rambut anda.Jika anda bingung dalam memilih shampoo,konsultasikan ke dokter.saya sarankan agar memilih shampoo yang terbuat dari bahan-bahan alami.
Karena bahan-bahan alami tidak merusak rambut.


3. Faktor Luar

Faktor luar adalah faktor debu,atau dari lingkungan.Jika anda menghabiskan waktu sehari/melakukan rutinitas di luar rumah, tentunya anda mengalami faktor luar ini.

Solusinya, cuci rambut anda sesering mungkin,maksimal 1x dalam sehari.dan gunakan shampoo yang cocok untuk jenis rambut anda.

8 Langkah Perawatan Rambut Berkerudung

Agar tetap sehat, rambut berkerudung membutuhkan perawatan ekstra. Apa saja ya itu? Simak sejumlah tips praktis di bawah ini. 9291_jilbab-6

  1. Cuci rambut secara teratur 2-3 hari sekali. Gunakan sampo sesuai dengan jenis rambut. Atau setidaknya pilihlah sampo lembut yang dapat digunakan setiap hari. Pastikan rambut sudah kering sebelum menggunakan kerudung. Penggunaan kerudung saat rambut basah bisa membuat kepala pusing.
  2. Lakukan creambath seminggu sekali demi memberikan nutrisi pada rambut dan menjaga kulit kepala agar tetap sehat. Pilihlah krim yang sesuai dengan jenis rambut. Atau bila ingin menggunakan bahan alami, gunakan alpukat untuk jenis rambut kering, jeruk nipis untuk rambut berminyak dan berketombe, sementara ginseng dipercaya dapat menguatkan akar rambut. Caranya, keramas sampai bersih. Olesi permukaan kulit kepala dengan krim atau bahan alami tersebut sambil melakukan pijatan di sekitar kulit kepala. Kemudian, bungkus kepala dengan handuk panas selama 15 menit atau gunakan alat khusus yang berfungsi untuk menguapkan. Terakhir, cuci bersih dan berikan tonik sebagai vitamin pada rambut.
  3. Berikan masker rambut seminggu sekali untuk menjaga kesehatan dan kekuatan akar rambut. Gunakan masker siap pakai yang sesuai dengan jenis rambut (biasanya tersedia di toko-toko kosmetik). Caranya, keramas hingga bersih, kemudian oleskan masker di sekitar rambut. Diamkan selama lebih kurang 15 menit, kemudian bilas kembali dengan air bersih.
  4. Jaga keharuman rambut dengan ratus. Menggunakan kerudung atau jilbab membuat rambut tertutup dan kerap menimbulkan bau yang tidak sedap karena lembab. Untuk itu, rambut dapat diratus setiap sebulan sekali agar lebih harum dan mengembang. Ratus adalah mengasapi rambut dengan campuran rempah dan bunga-bungaan (bahan bisa dibeli di salon-salon besar atau toko kosmetik).
  5. Untuk menjaga kesehatan rambut, pilih kerudung berbahan katun atau kaus yang memiliki pori-pori baik sebagai sirkulasi udara bagi rambut. Gantilah kerudung setiap hari. Demikian pula dengan pelapis bagian dalam kerudung. Hindari warna gelap seperti hitam karena menyerap panas sehingga membuat wilayah kepala dan rambut menjadi lebih panas. Pilihlah warna terang atau putih. Hindari berkreasi dengan kerudung yang berlapis-lapis. Kerudung sebaiknya tidak lebih dari 4 lapis. Semakin tebal kerudung membuat rambut semakin sulit “bernapas”.
  6. Untuk membantu menguatkan akar rambut, manfaatkan serum antirontok atau hair tonic. Hair tonic dapat digunakan setiap habis keramas, sedangkan serum antirontok cukup dua minggu sekali.
  7. Untuk memudahkan penataan rambut berkerudung, pilih potongan rambut praktis. Hindari rambut terlalu panjang atau potongan berponi. Poni hanya akan membuat repot yang bersangkutan karena harus terus membereskan rambut-rambut poni yang keluar dari kerudung. Sementara rambut yang terlalu panjang akan membuat kepala menjadi terasa lebih panas akibat kurangnya sirkulasi. Sebaiknya panjang rambut tidak melebihi 60 cm. Ikatlah rambut, namun jangan terlalu ketat.
  8. Konsumsi sayuran dan buah yang kaya akan vitamin C untuk regenerasi sel-sel rambut dan kulit kepala.

Sumber : www. kompas. com

Tips untuk berbagai jenis rambut



RAMBUT
adalah mahkota bagi semua orang. Oleh karena itu, tak heran banyak orang yang mau merelakan waktu dan uangnya buat merawat rambut agar selalu tampak indah dan sedap dipandang

Rambut yang sehat dan rapi akan mempengaruhi penampilan seseorang. Tetapi bila rambut Anda kaku dan susah diatur, pastinya akan mengurangi penampilan Anda, karena tidak enak dipandang. Berikut ini adalah tips-tips merawat rambut sesuai dengan jenis rambut:

* Apabila rambut Anda termasuk dalam kategori kering dan rusak, gunakanlah conditioner yang mengandung pelembab. Saat menyampo, sebaiknya gosok rambut dengan lembut pada kulit kepala. Jangan menggunakan pengering rambut dengan panas maksimum, atau terlalu dekat dengan rambut. Jangan menyisir rambut terlalu keras, sebab akan merusak sruktur rambut

**Rambut berminyak. Bagi Anda yang memiliki rambut berminyak, sebaiknya keramas dengan sampo mild yang tidak mengandung conditioner, atau bisa juga menggunakan sampo khusus untuk rambut berminyak. Hindari menggunakan produk perawatan rambut yang mengandung silicon. Sering-sering menyisir rambut, hal ini akan membantu meratakan minyak yang dikeluarkan kulit kepala, jadi, lakukanlah beberapa kali dalam sehari.

***Jika Anda memiliki jenis rambut kombinasi, yang mempunyai ciri, kulit kepala berminyak tetapi ujung rambut kering. Hal ini bisa disebabkan oleh zat kimia keras. Untuk menghindari stimulasi berlebihan kelenjar sebum, gunakan sisir, jangan sikat rambut. Gunakan shampo hanya pada kulit kepala dan kondisioner pada ujung rambut, serta lakukan pengguntingan pada ujung rambut setiap 6 minggu, untuk menghindari pecahnya ujung rambut.

****Rambut berketombe. Jika rambut Anda berketombe, gunakanlah shampo anti ketombe sesering mungkin, bila diperlukan, dan hentikan saat ketombe berkurang. Jika ketombe tidak hilang dalam 2 minggu, atau kulit kepala terasa sakit, gatal atau meradang, sebaiknya konsultasikan pada dokter.

Untuk membantu kondisi rambut Anda, gizi makanan serta shampo yang baik bisa membantu. Bila rambut Anda terlihat kurang sehat, sebaiknya dipotong pendek agar memulihkan rambut Anda.