Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

Jumat, 29 Januari 2010

8 Langkah Merawat Tas


Tas Anda terkena bercak putih karena disimpan lama di dalam lemari? Atau warnanya tidak seperti ketika Anda membelinya dulu? Mungkin itu karena tas Anda tidak dirawat dengan baik. Agar tas tetap terlihat baru dan awet, berikut ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan.

1. Simpan tas yang tidak digunakan dalam kantong penyimpan (dust bag). Kalau tas tidak digunakan dalam waktu yang lama, sebaiknya sekali-kali tas dikeluarkan dari kemasannya dan diangin-anginkan.

2. Kalau tas disimpan dalam lemari, gunakan produk antilembab seperti kamper atau silica gel yang bisa dibeli di apotek. Letakkan dalam tas Anda supaya tidak berjamur.

3. Pisahkan tas kulit dengan tas berbahan plastik (sintetis). Tas plastik dapat menyerap bahan pencelup warna pada kulit yang menyebabkan tas kulit bernoda seperti jamur.

4. Tas kulit perlu perawatan khusus karena rentan terhadap sobekan, gesekan, dan kerutan. Hindari kontak langsung dengan sinar matahari dalam waktu yang lama karena bisa merusak permukaan kulit seperti pecah-pecah atau retak.

5. Jika tas kulit terkena air, segera keringkan dengan lap kering yang bertekstur lembut.

6. Jika tas kulit sudah terlanjur berjamur, sikat dengan lap bertekstur lembut. Kalau bercak putih itu terdapat di bagian dalam tas, bersihkan dengan sikat halus. Baru kemudian bersihkan dengan lap kering. Gunakan sabun khusus kulit (saddle soap) atau krim pembersih khusus untuk kulit. Keduanya dapat diperoleh di pasar swalayan. Agar mengkilap, gosoklah dengan kain lembut.

7. Kalau tas Anda terbuat dari kulit sintetis, bersihkan dengan menggunakan lap karet. Celupkan ke dalam larutan cuka dan gosok secara perlahan. Bersihkan sisa cuka dengan kain bersih.

8. Selain merawat bahan, perhatikan juga resleting pada tas. Kotoran yang terselip pada resleting harus dibersihkan agar resleting dapat bergerak mulus saat menutup dan membuka tas. Gunakan lilin lebah (biasa terdapat di toko perkakas keras) di sepanjang "gigi" resleting supaya resleting tidak macet.(Sumber)



Empeng: Baik atau Buruk?


Dot untuk minum susu dari botol, atau yang seringkali disebut empeng, masih menjadi perdebatan di kalangan orangtua dan ahli kesehatan. Para ahli kesehatan mengatakan empeng tidak baik karena bisa merusak bentuk gigi, tapi kebanyakan orangtua bilang hal itu tak masalah. Apalagi, si bayi suka, dan membuatnya berhenti menangis. Apa pro dan kontra seputar empeng untuk bayi ini?

Pro * Mengurangi kemungkinan kematian tiba-tiba. Perkumpulan dokter anak di Amerika, The American Academy of Pediatrics, merekomendasikan orangtua untuk membiarkan anak tertidur di malam atau siang hari sambil mengisap empeng dalam satu tahun pertama kehidupannya. Nampaknya, hal ini merupakan perlindungan yang efektif untuk melawan kemungkinan Sudden Infant Death Syndrome (SIDS), yakni ketika bayi tercekat dan tidak bisa bernapas saat tertidur. Berikan empeng saat ia akan tidur, namun jangan dipasangkan kembali saat ia sudah tertidur.

* Jennifer Shu, MD, pengarang Heading Home with Your Newborn: From Birth to Reality, mengatakan bahwa empeng bisa membantu bayi lebih tenang. Terlebih lagi, empeng juga bisa membantu mengurangi rasa ketidaknyamanan pada bayi yang menangis atau kolik.

* Memuaskan refleks mengisapnya. Beberapa bayi memiliki kebutuhan refleks untuk mengisap lebih banyak dari saat ia mengisap botol atau dari payudara ibu. Untuk bayi-bayi yang butuh bantuan untuk memuaskan refleks mengisap, empeng bisa memenuhi kebutuhan ini.

* Lebih mudah menghentikannya. Ketika Anda yakin sudah saatnya bayi berhenti mengisap empeng, akan lebih mudah menghentikannya untuk ngempeng, ketimbang harus memintanya berhenti mengisap jempol.

Kontra
* Menurut sebuah studi yang dilaporkan pada perkumpulan dokter anak di Amerika, empeng bisa meningkatkan setidaknya 40 persen infeksi telinga (acute otitis media) pada anak. Karena belum jelas alasannya, para peneliti belum bisa memastikan mengapa hal ini terjadi. Ditengarai, karena terjadinya perubahan tekanan di antara telinga bagian tengah dan tenggorokan bagian atas.

Namun, dikabarkan pula bahwa anak-anak yang berhenti menggunakan empeng secara perlahan usai usia 6 bulan, kemungkinan terkena infeksi telinga akan menurun sebanyak sepertiga persen, ketimbang anak sebayanya yang masih mengisap empeng.

* Jika diperkenalkan terlalu cepat, akan ada kemungkinan terjadi kebingungan pada anak antara puting ibu dan empeng. Jika ingin memberikan empeng pada bayi, tunggulah hingga usianya sekitar 1 bulan.

* Ada pula kemungkinan orangtua salah memberikan empeng kepada bayi pada saat ia sebenarnya butuh nutrisi, seperti ASI atau susu dalam botol.

Bayi yang terlalu semangat atau sangat lekat dengan empengnya, kemungkinan akan butuh penyesuaian pada bentuk giginya di masa depan. Tak tertutup kemungkinan pula akan ada kesulitan dalam pengucapan. Untuk bayi yang tak terlalu lekat dengan empengnya, nampaknya tak akan menjadi masalah.

"Empeng memang sangat mempan untuk membuat bayi yang rewel cepat kalem, asalkan digunakan dalam waktu yang singkat, agar tidak merusak giginya" terang Kimberly A. Harms, DDS, dokter gigi dari American Dental Association.(Sumber)

Kamis, 28 Januari 2010

Kesemutan Jangan Dianggap Enteng


Tanpa sadar, kita sering duduk melipat kaki dalam waktu lama. Ketika bangkit, kaki rasanya kebas. Perlahan, rasa itu hilang dan kita melupakannya. Padahal, kesemutan juga bisa jadi gejala penyakit berat, seperti yang dituturkan para ahli di sini.

1. Diabetes dr Imran Nito, SpPD, spesialis penyakit dalam dari OMNI Hospital, Pulomas, Jakarta Timur. Penyakit ini bisa mengganggu sistem saraf di tubuh, misalnya di daerah kaki dan tangan. Aliran darah yang tidak lancar pada penderita diabetes umumnya disebabkan penumpukan gula di pembuluh darah. Salah satu akibat yang ditimbulkan adalah kesemutan.

Anjuran
: Atasi dengan mengontrol gula darah. Jaga agar kadarnya mendekati normal. Selain itu, jalankan pola hidup sehat. Inilah cara termurah untuk mengurangi risiko diabetes penyebab kesemutan. Rutin berolahraga, makan sehat, dan cek gula darah secara berkala. Hindari rokok, alkohol, dan gula berlebih.


2. Kerusakan saraf tepi dr Irawati Hawari, SpS, spesialis saraf dari Mental Health Center Hawari & Associates, Jakarta. Penyakit ini biasa terjadi juga pada pasien diabetes. Demikian juga orang berkadar kalsium rendah dan penderita multiple sclerosis (MS). MS adalah kelainan autoimun sehingga sistem imun menyerang jaringannya sendiri, membuat antaran impuls saraf terganggu.

Anjuran
: Langkah antisipasi harus disesuaikan dengan penyakit dasar penyebabnya. Lakukan pemeriksaan saraf seperti elektromiogram. Pemeriksaan lain adalah MRI atau magnetic resonance imaging untuk deteksi MS. Langkah pencegahan yang tepat untuk penyakit bergejala kesemutan adalah atur pola hidup sehat.


3. Urat saraf terjepit
Igor Kochekovich, DC, kiropraktor dari Advanced Chiropractic, Jakarta. Salah posisi duduk dan berdiri atau karena kecelakaan yang menyebabkan saraf tulang belakang terjepit. Jika yang terjepit adalah saraf di area leher, maka kesemutan terjadi di tangan. Kalau terjadi di tulang punggung bawah, maka kesemutan timbul di kaki.

Anjuran
: Jaga posisi duduk dan berdiri dengan benar. Misalnya, duduk tegak tetapi rileks. Saat berdiri, bagi beban dengan sama rata di antara kedua kaki. Selain itu, rajinlah melakukan olahraga peregangan (stretching) dan olahraga yang melatih keseimbangan. Contohnya yoga dan pilates.(Sumber)

Rabu, 27 Januari 2010

Tips Berbusana untuk Wanita Berjilbab


Hanya karena Anda memakai jilbab, tidak berarti Anda tidak bisa mengikuti tren. Meskipun begitu, Anda tetap harus memilih-milih item yang ingin Anda kenakan. Monika Jufry, pemilik rumah mode dan butik muslim Sessa, memberikan masukan bagi Anda yang ingin tetap cantik berjilbab namun tidak menyalahi kaidah.

* Gunakan
dress atau atasan dengan model kelelawar dengan corak yang abstrak atau animal print (hanya coraknya, RED).


* Padukan dengan legging katun polos yang tidak menampilkan lekukan tubuh, dan warna kulit.
* Gaun-gaun draperi dengan cutting yang tidak beraturan atau menampilkan sedikit kerut masih menjadi tren tahun ini.

* Gunakan bahan-bahan
chiffon silk atau gaun yang melambai dengan warna polos. Padukan dengan manset bercorak.


* Tunik abaya atau
long dress dengan corak abstrak, hindari terlalu banyak ruffle.
* Hindari terlalu banyak ornamen atau detail pada pakaian jika menggunakan terusan bercorak ramai.

* Warna terang dan warna-warna
tertier (campuran beberapa warna) menjadi tren tahun ini.


* Gunakan penutup kepala yang simpel dengan korsase (tidak harus berbentuk bunga, tapi lebih bergaya abstrak). Padukan juga dengan sedikit tumpukan kancing atau origami pada penutup kepala polos. Hindari
full payet.

Yang harus dihindari oleh perempuan berjilbab:

* Jangan menggunakan legging yang transparan atau memperlihatkan warna kulit. Legging bukanlah celana panjang, sehingga hanya boleh digunakan ketika memakai abaya atau terusan panjang. Jika Anda menggunakan terusan yang terlihat agak transparan, maka legging akan digunakan sebagai dalaman.

* Memvariasikan bentuk-bentuk kerudung memang sedang tren. Tetapi jangan sampai kerudung yang Anda modifikasi memperlihatkan salah satu aurat. Misalnya, telinga ataupun leher Anda.

* Pakaian yang cenderung tipis, harus dilapisi. Batas penggunaan pakaian atasan adalah hingga ke pergelangan tangan. Sedangkan panjang bawahan hingga ke mata kaki.

* Hindari penggunaan pelapis tangan yang saat ini sedang tren. Karena umumnya pelapis tangan membentuk lekuk tubuh dan transparan.(Sumber)

Selasa, 26 Januari 2010

Hal Kecil Tapi Penting Diketahui Orangtua Baru


Kehadirannya sudah dinantikan sekian lama, kujurnya yang mungil menggemaskan, Anda pun berpikir, mahluk mungil dan lucu seperti ini, mana mungkin bisa melakukan hal jahat atau buruk. Kehadiran si bayi bisa membawa kebahagiaan di tahun-tahun mendatang, tapi juga bisa menjadi hal yang cukup melelahkan untuk para orangtua baru saat membawa si kecil kembali ke rumah. Berikut adalah beberapa saran dari Dr. Stephen Turner, kepala divisi dokter anak di Long Island College Hospital, di Brooklyn, AS untuk para orangtua baru agar tidak kaget saat membawa bayi pulang ke rumah dan menyadari adanya banyak perubahan dalam gaya hidup Anda.

1. Kekurangan Tidur
Anda harus mengetahui bahwa dengan adanya si kecil, Anda akan kekurangan waktu tidur. Hal ini akan membuat pasangan Anda sama-sama merasa mudah marah. Di awal-awal kehadiran si kecil, akan terasa sangat melelahkan, jadi pastikan Anda dan pasangan menyadari situasi tersebut, agar ketika mulai terasa ada emosi, sama-sama bisa saling mengingatkan.

2. Tumpukan Cucian Ini salah satu yang sulit untuk dihindari. Pakaian bayi sebaiknya dicuci terpisah dari pakaian orang dewasa demi menghindari kuman penyakit yang bisa menempel. Jika Anda tidak memiliki orang yang membantu mencucikan pakaian Anda, maka bisa jadi hal ini akan menyulitkan Anda. Cucian Anda akan sangat menumpuk, begitu pun pakaian si kecil, karena Anda dan ia bisa mengganti pakaian hingga beberapa kali sehari. Carilah solusi untuk mengatasi masalah ini. Entah bergantian mencuci pakaian si kecil dengan suami, atau menyewa jasa pencuci pakaian.

3. Waktu untuk Bersiap
Sebelum kehadiran si kecil, Anda mungkin hanya perlu waktu sekitar 15-20 menit untuk bersiap sebelum pergi ke luar rumah. Namun, ketika sudah ada si kecil, Anda mungkin butuh waktu lebih lama untuk bersiap, bahkan bisa sampai 30 menit. Karena Anda akan perlu menyiapkan barang-barang untuk si kecil, seperti tas popok, membawa popok ekstra, tisu basah, pakaian untuk si kecil, peralatan menyusui, bahkan pakaian ganti untuk Anda juga. Tak heran jika akan ada barang-barang yang sering tertinggal. Kalau perlu, buatlah daftar barang yang akan Anda perlukan setiap keluar rumah bersama si kecil agar tak ada lagi yang tertinggal.

4. Bersiap untuk Menghabiskan Banyak Waktu di Rumah Untuk dua bulan pertama kedatangan si bayi, Anda sebaiknya tidak bepergian membawa bayi ke tempat publik yang membuatnya rentan terkena kuman penyebab penyakit. Membawa si kecil keluar untuk terkena matahari sambil berkeliling di sekitar rumah yang jauh dari polusi masih aman, namun hindari tempat-tempat umum, seperti pusat perbelanjaan atau angkutan umum ketika sedang musim penyakit flu. Ketika Anda akan meninggalkan rumah untuk bertemu dokter, misalnya, tambahkan satu lapis pakaian pada bayi untuk menjaganya tetap hangat. Jadi, persiapkanlah diri Anda untuk banyak menghibur diri di dalam rumah. Entah itu dengan menambah stok video hiburan, atau hal-hal lainnya.

5. Istirahat Bersama
Kebanyakan bayi yang baru lahir akan tertidur setidaknya 16 jam per hari, atau di antara waktu makannya. Bayi yang baru lahir bisa makan setidaknya 2-3 jam per hari. Jadi, cobalah untuk juga beristirahat kala ia tertidur.

6. Masalah Kesehatan Berhati-hati dan awas akan kesehatan anak memang baik, namun jangan mencari-cari apa yang salah pada anak atau terlalu takut akan kesehatan si bayi. Cek temperatur pada anak ketika tubuhnya terasa hangat atau terlihat kurang sehat, tidak perlu setiap saat. Jika suhu tubuh si bayi mencapai 38 derajat celsius atau lebih, hubungi dokter Anda. Waspada pula jika terjadi perubahan pada warna kulit si bayi.

7. Memperkenalkan Makanan Padat Disarankan untuk memberi makanan padat pada anak ketika ia menginjak usia 4-6 bulan. Kapan waktu paling tepat untuk memberi makanan padat untuk bayi tergantung kesiapan si anak itu sendiri, tidak bisa diberikan patokan. Ketika Anda akan memperkenalkan makanan padat pada anak, utamakan sayuran dan buah-buahan. Agar si kecil mau makan sayuran, usahakan untuk memberikan sayuran terlebih dulu, baru buah-buahan. Rasa manis buah-buahan sebagai semacam "hadiah" untuk kemauannya memakan sayuran yang rasanya cenderung tawar.(Sumber)

4 dari 5 Orang tidak Cocok Menggunakan Warna Hitam


Untuk sebagian besar perempuan, baju berwarna hitam merupakan pilihan yang paling jitu. Sebab warna hitam bisa menyembunyikan kekurangan fisik yang kita miliki. Bahkan warna hitam juga bisa membuat penampilan tampak langsing dan menawan.

Namun tidak semua anggapan itu benar. Hal yang mengejutkan, ternyata warna hitam bisa membuat penampilan kita lebih tua. Menurut pengamat fashion, pakaian hitam bisa meningkatkan garis-garis hitam di wajah, kerutan, dan bayangan hitam di bawah mata, meskipun tiga tanda penuaan itu belum nampak di wajah kita. Efeknya bahkan bisa membuat si pemakai menjadi rendah diri dan tertutup.

Untuk menghindari hal ini, gunakan topi, scarf, atau atasan turtle neck, saat menggunakan pakaian hitam. Hal ini bisa memberi kesan lebih cerah pada wajah. Kalaupun Anda ingin menggunakan gaun hitam, gunakan yang berpotongan leher rendah, dan tambahkan kalung warna cerah.

Jika warna kulit Anda cenderung gelap, hindari menggunakan warna hitam. Hal ini bisa mengakibatkan kulit bercahaya Anda menjadi kusam. Bahkan juga membuat Anda terlihat tua dan lelah. Namun untuk mereka yang berkulit terang dan pucat, maka warna hitam mungkin bisa menjadi pilihan utama. Ingin mengetesnya?

Ambil pakaian warna hitam, kemudian tempelkan dekat wajah Anda, dan berdiri di depan cermin. Lihat, apakah ada garis gelap di bawah dagu, bayangan di sekitar mata, atau garis-garis pada wajah yang disorot. Jika tidak ada daerah gelap atau bayangan, maka warna hitam memang cocok untuk Anda.(Sumber)

6 Jenis Sepatu yang Wajib Anda Miliki


Berapa pasang sepatu yang Anda miliki? Bila Anda Imelda Marcos, koleksi Anda bisa ribuan pasang. Tetapi jika Anda tergolong tak suka berdandan, mungkin sepatu Anda tak sampai 10 jumlahnya. Namun apa pun kegiatan Anda, setidaknya ada enam jenis sepatu yang sebaiknya Anda miliki untuk digunakan pada momen tertentu.

Pumps hitam klasik
Menurut creative director Oprah Magazine, Adam Glassman, pumps warna hitam punya fungsi yang sama seperti little black dress. Sepatu ini adalah must-have-item karena bisa dipakai kapan saja, dengan (hampir) semua pakaian. Boleh dibilang, inilah sepatu "aman" untuk segala suasana.

Flat
Ketika sehari-hari Anda sudah mengenakan pumps untuk ke kantor, tak ada salahnya Anda menggantinya dengan flats atau sepatu datar untuk ke mal atau acara santai lain. Meskipun solnya datar, tidak berarti sepatu jenis ini tak bisa membuat Anda tampil stylish. Apakah sepatu tersebut terbuat dari suede atau kulit, warna netral atau metalik, solid atau bercorak, polos atau dekoratif, Anda bisa memadukannya dengan jeans, celana kapri, atau bahkan rok. Sepatu teplek yang bagus bahkan boleh Anda kenakan saat business meeting.

Strappy sandals
Apakah menggunakan hak stiletto, platform, wedges, atau model lain, sepatu bertali Anda perlukan untuk digunakan dengan pakaian Anda yang seksi. Jika Anda tak sering-sering amat memakainya, pilih saja warna netral seperti hitam atau coklat. Namun kalau Anda memang ingin punya beberapa pasang, Anda bisa memilih warna-warna yang lebih genjreng, seperti merah atau gold.

Kitten heels
Kitten heels memiliki hak yang tergolong sedang, sehingga dapat memanipulasi tinggi badan Anda, namun tetap nyaman dipakai. Hak sepatu ini menambahkan sentuhan feminin pada hampir semua pakaian Anda. Anda bisa memilih model slingback (bertali di belakang), slides (sandal jepit), pumps, atau selop.

Sepatu sport
Jika Anda biasa main basket, atau voli, Anda bisa memakai sepatu jalan. Jika Anda sering jogging atau olahraga petualangan, Anda bisa mengenakan jenis cross trainer. Akan lebih baik jika Anda memilih merek yang sudah terjamin kualitasnya, seperti Nike, Adidas, Reebok, atau New Balance, yang memberikan ganjalan yang nyaman di bagian pergelangan.

Sepatu model lain
Entah Anda memilih model slingback, T-straps, ankle straps, boots, Mary Jane, wedges, atau platform setinggi 12 cm, semuanya terserah Anda. Silakan membeli yang menurut Anda unik, atau yang dapat menampilkan kepribadian Anda. (Sumber)

Pemicu Ketidaksuburan Wanita


Berikut kondisi-kondisi yang bisa mengganggu kesuburan wanita:

- Endometriosis
Sel selaput lendir rahim tumbuh di tempat yang salah, yaitu di indung telur. Kondisi ini dapat menimbulkan perlengketan di sekitar saluran telur atau organ reproduksi lainnya.

- Kelainan lendir leher rahim
Jika terlalu pekat, laju sperma bisa terhambat. Kalau terlalu asam, akan membunuh sperma.

- Faktor usia
Memasuki usia 35 tahun, kesuburan wanita akan menurun dan menurun drastis di usia 37 tahun sampai masuk ke masa menopause, 40-45 tahun. Cadangan sel telur terus berkurang setiap kali wanita menstruasi dan akan habis saat menopause. Pada pria, usia tidak membatasi tingkat kesuburan. Pabrik sperma akan terus memproduksi sel-sel sperma selama anatominya normal.

- Stres yang tak terkontrol
Gaya hidup serba cepat, kompetitif, dan penuh stres ikut menyebabkan infertilitas, yakni 15-20 persen. Kondisi jiwa yang penuh gejolak bisa mengganggu ovulasi, tuba falopi, spermatogenesis, dan frekuensi hubungan suami istri menurun.

- Kelainan mulut rahim
Normalnya mulut rahim mengarah ke depan (antefleksi), berhadapan dengan dinding belakang vagina, sehingga spermatozoa bisa sampai ke dalam saluran mulut rahim yang menghubungkan vagina dan rongga rahim. Penyimpangan posisi, seperti retrofleksi (rahim menghadap ke belakang), bisa menghambat kehamilan.

- Kelainan rahim
Kelainan rongga rahim karena perlengketan, miom, atau polip, peradangan endometrium dan gangguan kontraksi rahim, bisa mengganggu transportasi spermatozoa. Kalau hamil pun, kehamilan akan berakhir sebelum waktunya.(Sumber)

Apakah Anda Mengidap Dysmenorrhea?


Gejala nyeri perut, migrain, atau mood swing, biasanya hanya terjadi menjelang menstruasi, atau sering kita sebut sebagai Pre Menstrual Syndrome. Ketika berbagai rasa nyeri itu masih terasa saat menstruasi tiba, itulah yang kita sebut dengan dysmenorrhea. Terminologi ini mengacu pada rasa sakit dan nyeri di awal menstruasi. Umumnya terjadi dua hari pertama saat datang bulan.

Dysmenorrhea disebabkan adanya kontraksi atau gerakan otot-otot rahim yang kuat. Pada sebagian perempuan, rasa nyeri bisa sangat hebat, bisa pula amat ringan. Perempuan dengan dysmenorrhea yang hebat, kemungkinan besar memproduksi banyak prostaglandin di dalam rahimnya. Prostaglandin menyebabkan otot-otot rahim bergerak lebih kuat dan sering, sehingga menyebabkan turunnya aliran darah ke dalam rahim. Akibatnya syaraf-syaraf di rahim jadi lebih sensitif terhadap rasa nyeri.

Setidaknya ada 6 gejala dysmenorrhea:
* Nyeri pada perut bagian bawah seperti dicengkeram atau diremas-remas.
* Sakit kepala berdenyut.
* Muntah-muntah atau merasa mau muntah.
* Nyeri punggung bagian bawah dan kaki.
* Perut mulas dan terjadi diare.
* Pingsan.

Menggunakan obat-obatan adalah salah satu cara untuk mengobatinya. Namun sebenarnya ada cara alami untuk mengatasinya, seperti:
* Makan makanan yang kaya protein dan serat menjelang menstruasi Anda.
* Kurangi garam dengan cara menghindari junk food, atau makanan ringan yang mengandung banyak garam (misal pizza, makanan kaleng, dan camilan).
* Minum banyak jus buah. Hindari kopi, teh, dan minuman bersoda.
* Tenangkan pikiran dan rileks. Misalnya melakukan hobi atau mendengarkan musik.

Apa yang bisa Anda lakukan jika nyeri sangat berlebihan? * Jika rasa sakit sangat parah, jangan tunggu sampai berlebihan. Minumlah obat penghilang rasa sakit. * Kompres dengan air yang hangat di sekitar daerah yang nyeri. * Berbaring dengan santai jika merasa sakit kepala.(Sumber)

Jangan Sepelekan Masuk Angin


Rasa kembung di perut, tubuh yang meriang, kepala pusing, serta keluarnya keringat dingin, kerap dianggap enteng oleh banyak orang. Padahal, kita perlu segera mengatasinya sejak awal, agar tidak berkepanjangan. Sebab, kumpulan gejala di atas, yang sering kita sebut "masuk angin" ini, bisa menjadi "pintu masuk" untuk beragam jenis gangguan kesehatan lainnya, seperti:

Kelelahan tubuh. Stamina yang turun karena waktu tidur yang minim dan kurang beristirahat bisa membuat tubuh jadi terasa tidak enak. Kelelahan berlebihan yang tidak diantisipasi bisa mengakibatkan penyakit yang lebih serius. Karenanya, lebih baik kita segera pulihkan stamina dengan beristirahat atau dengan bantuan bahan-bahan herbal alami.

Flu. Perubahan musim yang tidak menentu bisa membuat kita mudah terserang berbagai penyakit, termasuk flu. Selain masuk angin, gejala flu lainnya adalah demam tinggi, nyeri di bagian otot, dan bersin atau batuk.

Gangguan pencernaan. Terlambat makan akibat sibuk bekerja tak pelak membuat perut menjadi kembung. Bila gejala masuk angin masih ditambah dengan rasa tak nyaman di lambung, ada kemungkinan kita mengalami gangguan dispepsia fungsional. Menurut penelitian, saat tubuh kita terasa dingin, terjadi gerakan dari fungsi pencernaan, sehingga udara yang ditimbulkan oleh gas makanan tidak dapat dibuang. Akibatnya, perut kita jadi terasa kembung.(Sumber)

Jumat, 22 Januari 2010

Merawat Batik Tetap Cantik


Dalam selembar kain batik tersimpan karya seni yang dibuat dengan sepenuh hati oleh para pengrajin. Bahan dan proses pewarnaan secara alami membuat batik membutuhkan perawatan khusus untuk menjaga kualitasnya. Ini caranya. Mencuci - Bila terkena noda, rendam batik dengan air hangat lalu masukkan buah lerak alias klerek. Buah ini akan membuat air menjadi busa yang bisa menghilangkan noda. Rendam batik dalam larutan air lerak selama 5 menit sambil dikucek pelan-pelan pada bagian yang kotor. Buat info, buah lerak memang biasa digunakan untuk mencuci batik karena bisa membuat warna batik tetap cemerlang. Di toko penjual batik biasanya dijual sabun cair yang terbuat dari buah ini. - Kalau terpaksa, gunakan sampo untuk mencuci batik. Namun samponya harus sampo bayi. Caranya, sediakan air hangat, taruh sampo bayi sedikit dan diamkan selama 10 menit. - Jangan berikan pewangi atau pelembut apa pun saat mencuci batik. Untuk membuat batik menjadi wangi, kita bisa melakukannya saat penyimpanan, bukan pencucian. - Batik yang sudah dibilas, jangan diperas karena akan membuat batik menjadi kusut dan sulit rapi. Angkat saja seperti biasa. - Sebaiknya batik jangan sering-sering dicuci karena berisiko rusak. Batik yang tidak terlalu kotor, lebih baik diangin-anginkan saja selama 1 jam. Lebih bagus lagi kalau kita memiliki alat steam, sehingga batik yang sudah selesai dipakai bisa langsung di-steam. Menjemur - Hati-hati menjemur batik. Jangan biarkan batik langsung bersinggungan dengan kawat/tambang jemuran. Untuk melindunginya, pertama bentangkan handuk di atas kawat/tambang jemuran. Setelah itu bentangkan batik di atas handuk tersebut. Dengan begitu, batik pun tidak berisiko rusak. - Jangan menjemur batik di tempat yang langsung terkena matahari. Sinar matahari bisa membuat warna batik menjadi pudar. Merapikan - Saat menyetrika, pastikan suhu setrika tidak terlalu panas. Alasi permukaan meja setrika dengan kain tipis sebelum menaruh kain batik di atasnya. - Saat men-steam batik berpayet, pastikan steamer-nya tidak terlalu panas. Suhu yang terlalu panasbisa membuat payet menjadi melengkung atau berubah warna. Menyimpan - Hati-hati saat menyimpan batik. Batik berpayet sebaiknya digantung saja karena bila dilipat, payet berisiko rusak. - Untuk menggantung batik, pilih hantungan yang terbuat dari kayu atau rotan. Gantungan yang terbuat dari kawat dapat merusak batik. - Apabila lemari gantung kita berlampu, jangan biarkan sinarnya mengenai batik secara langsung. hal ini akan mengubah warna batik. Lebih aman, matikan saja lampunya. - Agar terhindar dari ngengat dan membuat batik tetap wangi, taruh akar cendana/merica biji/cengkeh di lipatan batik atau sebar di lemari. Cara lain adalah membungkus akar cendana/merica biji/cengkeh ke dalam kain dan bungkus seperti potpourri. Selanjutnya taruh bungkusan kain itu di dalam lemari. - Pastikan lemari penyimpan selalu bersih. Alasi permukaan lemari dengan kertas roti. Tinta kertas koran bisa merusak motif batik. - Untuk menghilangkan debu atau ngengat, sebaiknya keluarkan batik sebulan sekali dari dalam lemari. Buka lipatannya dan kibas-kibaskan kain tersebut. Setelah itu angin-anginkan batik selama 1 jam. Selamat mencoba! (Sumber)

Resep Langsing Dari India


Ingin langsing seperti Aishwarya Rai? Rahasianya ada pada Yurveda.

Yurveda adalah sistem kesehatan dan penyembuhan tradisional India yang sudah dipraktikkan sejak ribuan tahun lalu. Dr. Swami Shankardev Saraswati, pakar yoga dari Mangrove Mountain, New South Wales mengatakan, dalam pengertiannya, Ayurveda adalah sistem pengobatan yang memahami, bahwa tubuh tiap orang itu unik dan butuh perlakuan khusus.
Ayurveda membedakan kekuatan utama hidup (tubuh-pikiran-jiwa) dalam tiga jenis atau dosha: yaitu Vata (udara), Kapha (air), dan Pitta (api). Mengetahui dosha adalah tahap terpenting untuk membantu Anda memilih makanan terbaik sesuai terapi Anda.

a. Pitta Bentuk badan sedang, tubuh mudah gemuk, wajah berbentuk hati, kulit berminyak dan berwarna semu merah. Rambut lembut, lurus, mudah diatur, dan berminyak. Selera makan tinggi dan pola tidur baik.

b
.
Pola Diet dan Terapi Self Healing: Konsumsi makanan segar, seperti buah mentah dan manis, termasuk beri, ceri, plum, sayur-sayuran hijau, sayur-sayuran pahit atau manis (seperti asparagus, brokoli, kacang polong, seledri, dan mentimun), padi-padian segar, gandum, beras putih, kue beras, roti, pasta, white meat, produk-produk susu, putih telur, sirup maple, gula, rempah-rempah (seperti ketumbar, jintan, pala, dan mint). Kurangi buah-buahan asam, bawang, bawang bombay, bawang putih, rempah-rempah pedas, tomat, terung, gula bit, kuning telur, daging merah, kacang-kacangan, cokelat, kopi, teh, dan red wine.

c. Kunci Sukses Diet:
Jangan lewatkan jam makan tiga kali sehari atau dengan jangka waktu teratur, dengan nutrisi lengkap, ada karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin.

d. Tips Gaya Hidup:
Pitta cenderung hangat dan bersemangat. Sering-seringlah melakukan aktivitas yang dapat membuat Anda merasa senang. Peliharalah ketenangan dengan berendam dalam air hangat atau berenang. Hindari terpapar matahari terlalu lama.

e. Vata
Bentuk badan kurus, berat badan sulit naik, wajah lonjong, mata kecil, kulit kering. Rambut kering, keriting, dan kasar. Moody, pola tidur tak menentu, dan sulit tidur nyenyak.

f. Pola Diet dan Terapi Self Healing:
Perbanyak makanan kaya protein dan mineral, seperti pisang, alpukat, plum, aprikot, sayuran yang direbus tidak terlalu lama, kacang merah, kacang tanah, kedelai, susu kedelai, tahu, telur setengah matang, white meat (ikan, ayam), daging sapi, dan daging kambing.

g. Kunci Sukses Diet:
Makanlah lebih sering dengan porsi kecil setiap hari. Usahakan makan di tempat yang bersuasana tenang.

h. Tips Gaya Hidup:
Vata cenderung membuang terlalu banyak energi. Hilangkan kebiasaan itu dengan melakukan kegiatan rutin. Pastikan Anda menyisakan waktu untuk santai dan perkaya diri Anda dengan makan bergizi dan manjakan diri dengan pijat.

i. Kapha
Bentuk badan gemuk, berat badan cepat naik, wajah bulat, kulit pucat, rambut tebal, mengilat, bergelombang, berminyak, hobi ngemil, dan tukang tidur.

j. Pola Diet dan Terapi Self Healing:
Perbanyak konsumsi pilihan buah, seperti stroberi, apel, pir, ceri, buah-buahan yang dikeringkan (prem, aprikot, dan pir). Serta salad dan aneka sayuran, termasuk sayur-sayuran pahit dan beraroma tajam (seperti lobak dan bawang, wortel, jagung, dedaunan hijau), padi-padian yang zat besinya tinggi (seperti jagung, oat, gandum, ikan dan daging putih, kacang merah), buncis yang dikeringkan (seperti kacang polong), produk-produk dari kedelai dalam jumlah yang tidak berlebihan, makanan pedas. Kurangi makanandan minuman dingin, buah-buahan terlalu masam dan terlalu manis, akar-akaran, produk-produk susu, kacang-kacangan dan biji-bijian, makanan berat dan kaya lemak, minyak, mentega, garam, gula, dan pemanis buatan.

k. Kunci Sukses Diet:
Untuk menu sarapan dan makan malam, pilih yang ringan, sedangkan makan siang boleh makanan berat.

l. Tips Gaya Hidup:
Kappa cenderung kaku dan menyimpan terlalu banyak energi. Sering-seringlah bergerak. Sehingga energi Anda tidak menumpuk menjadi lemak. (Sumber)

Bolehkah Berenang Saat Datang Bulan?


Tidak boleh berenang saat menstruasi! Pernyataan ini pastilah sering Anda dengar dari ibu, nenek, atau pun teman-teman Anda. Sebenarnya apakah yang menyebabkan kita tidak boleh berenang? Apakah darah akan keluar jika kita berenang saat menstruasi?

Ternyata tidak, meskipun darah yang keluar sedang deras-derasnya. Kenapa? Dalam buku Book of Truths yang diterbitkan oleh Koteks, merek pembalut wanita, disebutkan bahwa pembuluh darah cenderung akan menutup atau mengerut ketika bersentuhan dengan air. Misalnya saat berenang, menyelam, berjalan di air, atau di kolam bergelombang.

Pengalaman Lulus (48), yang karena pekerjaan mengharuskan ia mengarungi air, membuktikan hal tersebut.

''Pekerjaan saya di breeding ayam, menuntun saya untuk melakukan bio security atau mandi dalam kolam besar yang telah berisi cairan disinfektan,'' tutur Lulus, yang sudah 15 tahun menekuni pekerjaannya itu.

Setiap akan memasuki kandang ayam, ia diwajibkan untuk masuk dalam kolam setinggi 1,5 meter yang berukuran seperti kolam renang mini. ''Kami tidak menggunakan pakaian, dan harus membasuh tubuh dulu sebelum masuk dan berjalan di dalamnya,'' jelas Lulus.

Setelahnya, ia akan berjalan di dalam kolam itu untuk membasahi seluruh tubuhnya. ''Tidak terkecuali saat datang bulan. Kita harus tetap masuk membersihkan diri. Memang tidak pernah ada darah yang keluar. Tetapi setelahnya, seperti ada rasa berdesir,'' tutur perempuan yang awalnya juga ragu saat diminta melakukan tugas tersebut.

Meskipun demikian, Lulus tidak menyarankan untuk berenang saat datang bulan jika Anda memang merasa risih.

"Risih pun, sebenarnya hanya ada di pikiran kita, kok. Karena berenang di tempat umum, sehingga kita takut ada yang memperhatikan kalau kita sedang datang bulan,'' paparnya.

Jika Anda sedang ingin berenang saat menstruasi, tetaplah memakai pembalut. Berenang dengan menggunakan tampon atau pembalut tidak akan berpengaruh pada kesehatan. Pastikan untuk mengganti tampon dan pembalut setiap 4 jam sekali. Sebelum turun ke kolam renang, pastikan Anda sudah memakai pembalut yang baru.

Meskipun begitu, Anda memang disarankan untuk tidak terlalu lama berada di dalam air, karena belum tentu air yang digunakan untuk beraktivitas itu bebas kuman. Kuman bisa jadi bersarang di pembalut dan bisa menyebabkan infeksi. Selain itu, kalau perut kita terasa kram, sebaiknya segera hentikan kegiatan ini. (Sumber)

Kesalahan Umum Saat Memilih Bra


Ada banyak perempuan yang sebenarnya tidak tahu cara memilih bra atau pakaian dalam yang pas dan nyaman untuknya. Jika tali bra membekas di pundak, jika payudara kita terlihat menurun atau seperti ingin berontak dari cup-nya, maka bisa dipastikan Anda sebenarnya salah memilih bra.

Ingin tahu kesalahan apa saja yang Anda lakukan saat memilih bra?

* Menggunakan ukuran bra yang sama bertahun-tahun. Kebanyakan dari perempuan menggunakan ukuran bra yang sama seperti yang mereka gunakan pertama kali 20 tahun yang lalu! Padahal ukuran dari bra bisa berubah sebanyak 6 kali selama hidup kita. Dengan demikian kita harus mengukur setiap 1-2 tahun untuk mencari ukuran bra yang tepat, meskipun Anda merasa tidak ada perubahan pada bentuk payudara Anda.

* Salah mengenali ukuran payudara. Akui saja, terkadang kita ingin terlihat lebih langsing di ukuran lingkar dada dan besar cup-nya. Bukan hal yang aneh, jika perempuan dengan ukuran payudara 36B akan dengan pede keluar butik pakaian dalam dengan menjinjing tas belanja berisi bra ukuran 34B. Padahal, 90 persen fungsi bra adalah pada tali penopangnya, sisanya pada cup. Ketika bra terlalu sempit, dada akan melebar ke samping dan ke atas, seperti mau tumpah. Idealnya, tali bra menopang payudara, dan payudara tetap bisa bergerak nyaman sesuai dengan aktivitas kita.

* Mengaitkan tali punggung di depan, lalu menggesernya ke belakang. Ketika mencoba bra baru, usahakan langsung mencobanya pada payudara, dan tidak menggunakan pelapis lainnya. Kemudian, pastikan Anda mencobanya dengan cara yang benar.

Kesalahan yang umum dilakukan para perempuan adalah, mengaitkan tali punggungnya di depan, kemudian menggesernya ke belakang, baru menaikkan tali bahunya. Ladies, ubah kebiasaan itu sekarang. Sebab cara itu hanya akan membuat payudara tidak tertopang dan terisi sempurna pada bra.

Cara yang benar adalah dengan berdiri tegak, masukkan tangan ke dalam cup-nya, kemudian tarik payudara ke arah tengah, supaya payudara menyebar sempurna di dalam cup. Kemudian kenakan tali pundaknya supaya mengangkat payudara dengan nyaman.

Jangan menggunakan bra dengan tali yang terlalu kecil, apalagi jika ukuran cup Anda cukup besar. Cara itu hanya akan menambah beban pada pundak, dan membuatnya sakit. Cup juga harus benar-benar pas menopang payudara. Tidak boleh ada payudara yang kelihatan ingin "lari" dari dalam cup. Ini penting, agar payudara Anda tidak melebar dan kendur.

* Memilih push up bra untuk payudara yang besar. Kebanyakan perempuan lebih menyukai bra tanpa jahitan atau bra dengan berbagai bentuk, yang bisa membuat payudara menjulang dan menantang. Bra-bra itu memang dirancang dengan kualitas yang baik dan menggunakan bahan yang bagus, tapi ingat, bra model itu tidak didesain untuk semua orang. Untuk mereka yang memiliki payudara besar, push up bra bisa menjadi musibah bagi Anda. Gunakan bra yang bisa mengangkat (payudara yang besar cenderung turun, RED.) dan membentuk payudara yang baik.

* Tidak membeli bra baru. Anda menggunakan bra yang sama selama 5 tahun? Berita buruk: bra tidak didesain untuk digunakan seumur hidup, ladies. Bra memiliki masa pakai, meskipun Anda merasa bra itu tetap nyaman meskipun sudah bertahun-tahun. Bra yang digunakan beberapa kali dalam seminggu dan dicuci secara rutin hanya bisa bertahan 1 hingga 1,5 tahun. Jadi belilah bra yang baru. (Sumber)

10 Kesalahan Make-up yang Bikin Anda Tampak Lebih Tua


Perempuan memang tidak bisa berjauhan dari make-up. Rasanya, ada yang kurang jika tampil polos tanpa sentuhan make-up sama sekali. Bereksperimen memang boleh, tapi jangan sampai riasan wajah membuat penampilan Anda jadi 10 tahun lebih tua. Berikut beberapa kesalahan ber-make-up yang harus dihindari:

1. Memulas foundation terlalu tebal. Maunya sih menutupi kekurangan tekstur kulit, tapi make-up yang cenderung berat atau tebal merupakan kunci utama mengapa seseorang tampil lebih tua dari usia sesungguhnya. Chrisanne Davis, make-up artist yang sering menangani proyek perfilman, menyarankan agar menggunakan foundation yang ringan dan meresap. Pulas foundation dengan spons padat dan tekan-tekan pada bagian yang memiliki kerutan. Semakin tipis semakin baik, karena pada dasarnya foundation memiliki tekstur yang cukup tebal untuk melapisi.

2. Warna dasar yang terlalu terang. Warna foundation yang lebih pucat atau lebih terang dari warna natural wajah Anda bisa menonjolkan garis-garis atau kerut halus di wajah Anda. Sekalipun Anda memiliki kulit wajah yang bersemu sekalipun, Anda harus tetap menggunakan warna yang lebih gelap agar tidak tampak lebih tua.

3. Mengaplikasikan concealer terlalu banyak di lingkaran hitam di bawah mata. Kulit di bawah wajah akan semakin menipis seiring dengan pertambahan usia. Mengaplikasikan concealer terlalu tebal akan membuat Anda terlihat seperti memakai topeng. Sapukan tipis-tipis dengan kuas. Kuas akan membantu membaurkan warna lebih merata. Gunakan hanya di daerah yang gelap, tidak di seluruh lingkaran mata.

4. Bedak tabur yang tidak merata. Bedak tabur baik digunakan untuk bagian wajah yang cenderung mengkilat seperti hidung dan dagu. Namun di bagian wajah yang lain, bedak tabur justru bisa memberikan kesan menonjolkan kerut wajah dan membuat kulit terlihat amat kering. Hindari juga menggunakan bedak tabur di daerah mata.

5. Menyapukan blush on merah muda di pipi. Hasilnya bisa membuat tampilan pipi Anda seperti melorot atau turun. Sebaiknya, sapukan warna tersebut di bagian tulang pipi, dan jangan sampai terlalu dekat dengan hidung. Baurkan warnanya dengan kuas besar yang bisa memulas seluruh tulang pipi. Hilangkan kebiasaan menggunakan warna seperti keunguan atau kecoklatan. Warna itu juga akan membuat wajah Anda makin kempot untuk si kurus, atau seperti badut untuk yang gemuk.

6. Lipstik cair. Garis-garis indah di bibir Anda akan menghilang sejalan dengan pertambahan usia. Akibatnya jika Anda menggunakan lipstik cair akan terlibat melebar dan tidak membentuk garis-garis bibir.

7. Warna-warna terang. Warna yang terlalu terang atau terlalu gelap, atau pun yang berbau metalik, akan terlihat tebal dan padat pada garis bibir. Gantikan dengan lipstik berwarna ringan dan lembut.

8. Maskara terlalu tebal. Maskara yang terlalu tebal hanya akan membuat bayangan di bawah mata makin nampak. Secara umum penampilan jadi tampak tua. Gunakan warna maskara yang pekat, sehingga akan menonjolkan warna putih dari bola mata Anda. Hasilnya, mata tampil lebih jernih dan putih.

9. Eyeliner yang membingkai mata menjadi kecil. Fokus pandangan akan tertuju pada mata Anda yang kecil dan mengundang perhatian pada lingkar hitam mata Anda. Bentuk mata sedikit melebar di luar lingkaran mata.

10. Blush on atau eyeliner ber-shimmer. Sedikit tambahan shimmerblush on atau eyeliner tidak jadi masalah. Tetapi jika digunakan pada seluruh wajah Anda hasilnya akan membentuk dan menonjolkan garis-garis halus di wajah. (Sumber)

Kamis, 21 Januari 2010

Jangan Buang Sisa Teh Anda!


Rata-rata orang membuang berbungkus-bungkus kantong teh bekas pakai yang sudah selesai dinikmati. Namun lain waktu jika Anda selesai menyeduh teh, pastikan Anda tidak membuang kemasannya ke dalam kotak sampah, atau menyimpan sisanya dalam lemari es untuk menghilangkan bau di lemari es.

Para make-up artist atau ahli dermatologi umumnya menyarankan agar kantong bekas teh seduh digunakan untuk mengompres mata agar mata Anda tampil segardi pagi hari. Khasiatnya bukan hanya untuk mengurangi pembengkakan, namun juga memperbaiki kekencangan kulit kita.

Teh herbal yang beraroma cammomile bisa mengurangi peradangan dan kemerahan pada kulit akibat terpapar matahari. Sementara itu teh hijau mengandung kafein dan sejumlah bahan yang bisa mengurangi pembengkakan pada pembuluh darah di bawah kelopak mata. Fungsi lainnya adalah untuk menyamarkan lingkaran hitam di bawah mata.

Anda tidak membutuhkan lemari pendingin untuk membuat es batu bagi mata Anda. Cukup siapkan dua kantung teh bekas seduh di dekat meja kerja Anda. Sehingga kapan pun Anda merasa mata Anda pedih, Anda bisa menempelkan langsung di mata Anda. Namun pastikan dulu kantung-kantung itu bersih.

Manfaat lain teh untuk mata antara lain mempertahankan elastisitas kulit, mencegah kulit cepat keriput, serta mengandung vitamin C daripada jeruk lemon lebih besar 508 kali lipat. Teh juga memerangi jerawat karena mengandung vitamin A dan B2 (sebagai antibiotik alami), serta mengurangi bercak hitam di wajah.

Jadi biasakan untuk mulai menggunakan teh bekas seduh untuk mencuci wajah terutama di pagi hari.(Sumber)

"Make-Up" yang Bikin Pria "Turn-Off"


Make-up yang natural telah kembali menjadi tren saat ini. Selain tidak merepotkan Anda, hal ini ternyata amat ditunggu-tunggu kaum pria. Menurut The Daily Mail, make-up berwarna natural dan cenderung ringan amat disukai oleh pria. "Satu dari lima pria ingin pasangannya berdandan ringan saja. Bahkan satu dari 10 pria menginginkan pasangannya tampil tanpa make-up,'' begitu laporan harian Inggris ini.

Anda yang gemar memakai make-up lengkap mungkin akan sulit jika harus meninggalkan blush on, maskara, eyeshadow, atau pensil alis sama sekali. Namun setidaknya, jangan sampai riasan wajah Anda memberikan tampilan seperti ini:

1. Lipstik menempel di gigi. Bayangkan jika para manajer dan direktur perusahaan yang sedang mewawancara Anda berulang kali harus melihat noda tersebut saat Anda berbicara.

2. Terlalu banyak blush on. Ingin memberi kesan wajah yang berseri-seri sih boleh saja, tetapi jangan sampai seperti kloningnya Jeng Kelin, dong.

3. Foundation yang terlalu tipis sehingga bercak-bercak hitam dan bekas jerawat Anda jadi jelas terlihat.

4. Mata yang mirip panda karena eyeshadow dan eyeliner terlalu tebal dan hitam. Belajarlah dulu membuat riasan smokey eyes yang benar!

5. Maskara yang terlalu tebal. Anda tak ingin mata Anda jadi terasa berat, kan? Masih untung jika bulu mata bagian atas tidak menempel ke bulu mata bagian bawah.

6. Lipstik terlalu menor. Kecuali Anda Gwen Stefani yang bersiap untuk naik panggung, lebih baik kenakan lipstik yang lebih soft.

7. Foundation yang meninggalkan bekas di rahang. Alas bedak memang penting, tetapi jika Anda tidak memulasnya dengan rata, hasilnya memang seperti wajah yang memar.

8. Eyeshadow warna biru. Tren memang tak selalu harus diikuti, apalagi jika Anda memakainya untuk ke kantor.

9. Alis mata yang ditebalkan dengan pensil alis, dengan garis yang lebih tinggi daripada tulang alis Anda. Jangan lupa pula untuk mencukur alis yang asli jika Anda memang membentuk alis yang "palsu".

10. Eyeliner yang membingkai mata terlalu pekat. Salah-salah, Anda dikira bersaing dengan penyanyi punk! (Sumber)

Rabu, 20 Januari 2010

Membuat Eyeliner Tampak Sempurna di Mata


Ingin punya mata yang tampil berkarakter? Eyeliner kuncinya. Namun memulas eyeliner memang tidak gampang, dan jika salah memulasnya, eyeliner justru bisa menjadi musuh Anda. Bagaimana mengaplikasikan eyeliner agar terlihat sempurna?

1. Bisa memulas eyeliner sekali jadi, dan tidak perlu mengulangnya, rasanya memang sungguh memuaskan. Jika bisa memulas dengan tepat, akan terbentuk garis yang melengkung indah, bebas dari bayang, dan melengkung sempurna di bagian bawahnya.

Alexis Comforti, make-up artist dari Laura Mercier, mengajarkan cara untuk mendapatkan garis eyeliner yang halus dan membentuk indah mata kita. Anda bisa melakukannya sebagai dasar untuk gaya smokey eyes.

Naturalnya, menggunakan make-up di mata adalah untuk menjadikan bagian bawah mata tertutup secara sempurna. Satu hal yang menjadi kesalahan umum adalah, perempuan menggunakan concealer sebagai pelapis dasar di bagian bawah mata. Padahal concealer memiliki tekstur yang creamy atau lengket, sehingga akan menghasilkan bayangan pada bagian mata yang diberi eyeliner.

2. Langkah kedua, gunakan eyeliner secukupnya saja, terutama pada garis mata. Dengan demikian Anda tidak ada yang menggumpal di kelopak mata.

3. Setelah mengaplikasikan, langkah selanjutnya adalah menentukan garis utama melalui teknik yang disebut "lapisan tebal". Lapisan tebal dilakukan dengan kuas eyeliner datar. Pertama, basahi sikat dengan air. Kemudian campurkan kuas Anda ke atas permukaan cetakan eyeliner, kemudian ciptakan konsistensi seperti saat memoles semir sepatu.

4. Rapatkan mata Anda, atau lihat ke bawah. Satukan garis mata atas dan bawah seperti mata saat mengantuk, untuk menentukan garis mata yang rata. Sapukan dengan kuas yang rata, tekan dan tarik membentuk garis sapuan.

5. Selanjutnya sapukan pada bagian garis dalam mata yang terdapat di antara bulu mata, bukan di bagian atasnya. Gunakan cara yang sama untuk memoles pada bagian atas mata untuk membuat hasil yang dramatis.(Sumber)

Mitos-Mitos Seputar Perawatan Rambut


Rambut indah dan bersinar adalah impian semua wanita. Tak heran jika semua saran dilakukan. Namun, ketahuilah bahwa tak semua saran itu benar. Banyak di antaranya yang hanya merupakan mitos. Berikut adalah beberapa mitos seputar rambut yang sering terdengar dan fakta sesungguhnya.

1. Memangkas rambut akan membuat rambut tumbuh lebih panjang.
“Rambut tumbuh dari akar, bukan dari ujung rambut,” terang Michael Wright, kepala ilmuwan senior di Nexxus Salon Hair Care. Memangkas ujung rambut dilakukan untuk mencegah ujung rambut yang bercabang makin melebar dan merusak seluruh batang rambut. Jaga rambut agar tetap sehat dengan perawatan yang menyeluruh. Usahakan untuk merawat rambut dari kerusakan akibat matahari dan panas dari penataan rambut. Jadi mitos tersebut tidak benar.

2. Memijat kulit kepala bisa menstimulasi pertumbuhan rambut.
Pijatan di kulit kepala dilakukan untuk meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi stres, dan mendistribusikan minyak alami kulit kepala ke rambut. Kesemuanya ini bisa membantu fungsi sel agar lebih baik, sehingga membuat pertumbuhan rambut lebih optimal –namun tingkat pertumbuhannya tidak akan meningkat. Umumnya, rambut akan tumbuh setengah inci per bulannya.

3. Zat kimia pada produk pelurus rambut bisa mengubah tekstur rambut secara permanen.
Jika Anda perhatikan, bagi sebagian orang yang rambutnya pernah diluruskan secara kimiawi (rebonding), rambut barunya yang tumbuh akan kembali bergelombang atau menjadi sama seperti semula. Setelah perawatan pelurusan rambut, rambut yang berubah hanya lah rambut yang terlihat dan terekspos produk pelurusan. Zat kimia pelurusan rambut tidak bisa menembus ke akar rambut. Begitu pula pada rambut yang sering di-blowdry. Mereka yang rambutnya sering di-blowdry merasa rambutnya lebih lurus. Namun, apa yang sebenarnya mereka lihat adalah rambut rusak yang sudah kehilangan teksturnya, bukan perubahan permanen.

4. Mengikat rambut di area yang sama berulang-ulang bisa membuat kebotakan.
“Tarikan secara terus menerus (konstan) di daerah yang sama menggunakan karet yang kencang bisa melukai folikel rambut dan membuatnya berhenti menumbuhkan rambut. Efek ini disebut tarikan alopecia,” jelas Doris Day, dermatologis asal New York. Ia menyarankan untuk sesering mungkin mengganti cara ataupun letak ikat rambut di kepala. Jika memang harus mengikat kepala, pun, usahakan untuk mengikatnya dengan karet yang tak terlalu ketat. Pilih agak longgar. Ikat rambut, topi, kepang, bandana, dan lainnya yang dikenakan di rambut pun bisa mengakibatkan hal ini jika ditempatkan di posisi yang sama.

5. Menyisir rambut membuat rambut lebih bersinar.
Menyisir rambut 100 kali sebelum tidur seperti para putri di kisah-kisah dongeng tak akan membuat rambut Anda terlihat lebih cantik. Malah, akan membuat rambut terlihat lebih parah. Menyisir rambut bisa membuat rambut terlihat kusam dengan merusak kutikulanya, juga menyebabkan ujung rambut bercabang dan patah. Menggunakan alat yang salah pun bisa merusak rambut. Secara umum, plastik dan sisir dari metal bisa melemahkan kutikula rambut dan menyebabkan kerusakan atau statik, dan rambut menjadi susah diatur. Jadi, cobalah untuk mengganti sisir dengan sikat dengan bulu yang lebih lembut. Gunakan sisir sikat pada rambut yang kering. Sementara untuk rambut yang basah, gunakan sisir dengan gigi yang jarang. Sikat rambut cukup untuk membuat rambut Anda tidak kusut, dan harus bisa menyisir rambut dengan mudah. Cukup sisir beberapa kali saja per hari, tak perlu berulang kali.

6. Air dingin bisa menambahkan sinar pada rambut dan mencegah rambut kasar.
Rambut yang dibilas dengan air dingin bisa membuatnya terlihat lebih bersinar, karena secara sementara membuat kutikula batang rambut tertutup. Namun hasil tersebut tak akan berlangsung lama jika Anda tidak mengeringkan rambut dengan benar. Pastikan kutikula rambut tetap tertutup rapat dengan mengaplikasikan kondisioner rambut atau produk rambut berbahan dasar silikon untuk menutupnya. Atau, gunakan shampo yang khusus untuk rambut bersinar, sekaligus lembut, seperti Clear Shampoo Soft and Shiny yang baru saja diluncurkan.

7. Rambut bisa kebal terhadap shampo.
Tugas shampo hanyalah untuk membersihkan rambut. Lalu mengapa shampo favorit Anda tiba-tiba terasa tidak lagi bekerja seperti biasanya? Shampo mengandung bahan yang memberikan kelebihan untuk penataan, namun juga bisa meninggalkan residu yang menumpuk. Jika Anda mulai mendapati bahwa rambut Anda terlihat kusam, gunakan shampo yang sifatnya clarifying. Artinya, ia bertugas untuk menghilangkan residu-residu kimiawi yang menumpuk pada rambut setiap dua minggu sekali. Jika lebih sering, Anda hanya akan membuat rambut kering dan kekurangan minyak alami rambut.

8. Mewarnai rambut bisa mengubah tekstur rambut. Pewarnaan rambut yang permanen menghilangkan lapisan pelindung pada rambut dan mengangkat kutikula rambut bisa berpenetrasi ke dalam. Sementara pewarna rambut semi permanen menyimpan warna pada batang rambut dan tak terlalu merusak. Kedua metode tersebut memiliki keunggulan masing-masing. Warna bisa membuat batang rambut lebih tebal. Perubahan ini lebih terlihat pada wanita dengan tipe rambut fine hair atau yang rambutnya menipis. (Sumber)

Tips Merawat Rambut Diwarnai


Salah satu cara tampil beda yang bisa menjadi pilihan bagi wanita adalah dengan mengganti warna rambut. Selain terlihat lebih fresh, warna rambut pun bisa membuat penampilan seorang wanita jadi lebih dewasa. Tapi ada baiknya Anda mengetahui bagaimana cara terbaik untuk merawat rambut berwarna.

Sewaktu proses rambut diwarnai, lapisan kutikula akan membuka sehingga pigmen warna jadi mudah terserap. Jadi jika Anda mencucinya langsung menggunakan shampoo maka kurang lebih 50% pewarna rambut akan memudar.

Jadi untuk menjaga warna tetap ‘keluar’, keramas sebaiknya dilakukan paling cepat 24 jam setelah pewarnaan. Itu pun dengan shampoo dan kondisioner khusus rambut diwarnai. Bila Anda tidak mau repot dan lebih tertarik merawat rambut sembari memanjakan diri di salon, lakukan creambath 2-3 minggu sekali.

Satu bonus tips tambahan, untuk Anda yang baru berniat mewarnai rambut dan memiliki kulit kepala sensitif, sebaiknya lakukan tes kecil-kecilan terlebih dulu. Tes alergi ini mungkin memang butuh waktu 2 hari, tapi paling tidak Anda tidak akan menyesal nantinya. Caranya?

* Oleskan sedikit pewarna rambut tersebut di kulit bagian belakang telinga

** Biarkan selama 48 jam

*** Bila kulit yang diolesi terasa gatal, timbul ruam merah ataupun bintil-bintil seperti biang keringat, berarti kulit Anda memang tidak bisa menerima cat rambut tersebut. Bisa karena formulanya terlalu keras, ataupun kulit Anda yang kelewat sensitif, jadi sebaiknya jangan lakukan pengecatan rambut. Sebaliknya, bila tidak terasa reaksi apa-apa, silahkan mulai pilih warna favorit Anda.

Selasa, 19 Januari 2010

Tips Merawat Rambut Rontok


Rambut rontok? Tentu sangat mengganggu, namun sebenarnya kita dapat mengatasinya asalkan tahu faktor apa saja yang menyebabkan rambut kita rontok seperti beberapa faktor berikut :

1. Faktor dalam

Faktor dalam adalah faktor yang timbul dari tubuh/badan kita sendiri. Misalnya stress, sakit,kurang tidur, atau sedang banyak masalah.Solusinya adalah relaxasi,refreshing, dan konsultasi ke dokter.

2. Faktor pemakaian shampoo

Pemakaian shampoo sangat berpengaruh,jika anda salah memilih shampoo,maka rambut anda yang menjadi korbannya.Maka pilihlah shampoo yang benar-benar cocok untuk rambut anda.Jika anda bingung dalam memilih shampoo,konsultasikan ke dokter.saya sarankan agar memilih shampoo yang terbuat dari bahan-bahan alami.
Karena bahan-bahan alami tidak merusak rambut.


3. Faktor Luar

Faktor luar adalah faktor debu,atau dari lingkungan.Jika anda menghabiskan waktu sehari/melakukan rutinitas di luar rumah, tentunya anda mengalami faktor luar ini.

Solusinya, cuci rambut anda sesering mungkin,maksimal 1x dalam sehari.dan gunakan shampoo yang cocok untuk jenis rambut anda.

8 Langkah Perawatan Rambut Berkerudung

Agar tetap sehat, rambut berkerudung membutuhkan perawatan ekstra. Apa saja ya itu? Simak sejumlah tips praktis di bawah ini. 9291_jilbab-6

  1. Cuci rambut secara teratur 2-3 hari sekali. Gunakan sampo sesuai dengan jenis rambut. Atau setidaknya pilihlah sampo lembut yang dapat digunakan setiap hari. Pastikan rambut sudah kering sebelum menggunakan kerudung. Penggunaan kerudung saat rambut basah bisa membuat kepala pusing.
  2. Lakukan creambath seminggu sekali demi memberikan nutrisi pada rambut dan menjaga kulit kepala agar tetap sehat. Pilihlah krim yang sesuai dengan jenis rambut. Atau bila ingin menggunakan bahan alami, gunakan alpukat untuk jenis rambut kering, jeruk nipis untuk rambut berminyak dan berketombe, sementara ginseng dipercaya dapat menguatkan akar rambut. Caranya, keramas sampai bersih. Olesi permukaan kulit kepala dengan krim atau bahan alami tersebut sambil melakukan pijatan di sekitar kulit kepala. Kemudian, bungkus kepala dengan handuk panas selama 15 menit atau gunakan alat khusus yang berfungsi untuk menguapkan. Terakhir, cuci bersih dan berikan tonik sebagai vitamin pada rambut.
  3. Berikan masker rambut seminggu sekali untuk menjaga kesehatan dan kekuatan akar rambut. Gunakan masker siap pakai yang sesuai dengan jenis rambut (biasanya tersedia di toko-toko kosmetik). Caranya, keramas hingga bersih, kemudian oleskan masker di sekitar rambut. Diamkan selama lebih kurang 15 menit, kemudian bilas kembali dengan air bersih.
  4. Jaga keharuman rambut dengan ratus. Menggunakan kerudung atau jilbab membuat rambut tertutup dan kerap menimbulkan bau yang tidak sedap karena lembab. Untuk itu, rambut dapat diratus setiap sebulan sekali agar lebih harum dan mengembang. Ratus adalah mengasapi rambut dengan campuran rempah dan bunga-bungaan (bahan bisa dibeli di salon-salon besar atau toko kosmetik).
  5. Untuk menjaga kesehatan rambut, pilih kerudung berbahan katun atau kaus yang memiliki pori-pori baik sebagai sirkulasi udara bagi rambut. Gantilah kerudung setiap hari. Demikian pula dengan pelapis bagian dalam kerudung. Hindari warna gelap seperti hitam karena menyerap panas sehingga membuat wilayah kepala dan rambut menjadi lebih panas. Pilihlah warna terang atau putih. Hindari berkreasi dengan kerudung yang berlapis-lapis. Kerudung sebaiknya tidak lebih dari 4 lapis. Semakin tebal kerudung membuat rambut semakin sulit “bernapas”.
  6. Untuk membantu menguatkan akar rambut, manfaatkan serum antirontok atau hair tonic. Hair tonic dapat digunakan setiap habis keramas, sedangkan serum antirontok cukup dua minggu sekali.
  7. Untuk memudahkan penataan rambut berkerudung, pilih potongan rambut praktis. Hindari rambut terlalu panjang atau potongan berponi. Poni hanya akan membuat repot yang bersangkutan karena harus terus membereskan rambut-rambut poni yang keluar dari kerudung. Sementara rambut yang terlalu panjang akan membuat kepala menjadi terasa lebih panas akibat kurangnya sirkulasi. Sebaiknya panjang rambut tidak melebihi 60 cm. Ikatlah rambut, namun jangan terlalu ketat.
  8. Konsumsi sayuran dan buah yang kaya akan vitamin C untuk regenerasi sel-sel rambut dan kulit kepala.

Sumber : www. kompas. com

Tips untuk berbagai jenis rambut



RAMBUT
adalah mahkota bagi semua orang. Oleh karena itu, tak heran banyak orang yang mau merelakan waktu dan uangnya buat merawat rambut agar selalu tampak indah dan sedap dipandang

Rambut yang sehat dan rapi akan mempengaruhi penampilan seseorang. Tetapi bila rambut Anda kaku dan susah diatur, pastinya akan mengurangi penampilan Anda, karena tidak enak dipandang. Berikut ini adalah tips-tips merawat rambut sesuai dengan jenis rambut:

* Apabila rambut Anda termasuk dalam kategori kering dan rusak, gunakanlah conditioner yang mengandung pelembab. Saat menyampo, sebaiknya gosok rambut dengan lembut pada kulit kepala. Jangan menggunakan pengering rambut dengan panas maksimum, atau terlalu dekat dengan rambut. Jangan menyisir rambut terlalu keras, sebab akan merusak sruktur rambut

**Rambut berminyak. Bagi Anda yang memiliki rambut berminyak, sebaiknya keramas dengan sampo mild yang tidak mengandung conditioner, atau bisa juga menggunakan sampo khusus untuk rambut berminyak. Hindari menggunakan produk perawatan rambut yang mengandung silicon. Sering-sering menyisir rambut, hal ini akan membantu meratakan minyak yang dikeluarkan kulit kepala, jadi, lakukanlah beberapa kali dalam sehari.

***Jika Anda memiliki jenis rambut kombinasi, yang mempunyai ciri, kulit kepala berminyak tetapi ujung rambut kering. Hal ini bisa disebabkan oleh zat kimia keras. Untuk menghindari stimulasi berlebihan kelenjar sebum, gunakan sisir, jangan sikat rambut. Gunakan shampo hanya pada kulit kepala dan kondisioner pada ujung rambut, serta lakukan pengguntingan pada ujung rambut setiap 6 minggu, untuk menghindari pecahnya ujung rambut.

****Rambut berketombe. Jika rambut Anda berketombe, gunakanlah shampo anti ketombe sesering mungkin, bila diperlukan, dan hentikan saat ketombe berkurang. Jika ketombe tidak hilang dalam 2 minggu, atau kulit kepala terasa sakit, gatal atau meradang, sebaiknya konsultasikan pada dokter.

Untuk membantu kondisi rambut Anda, gizi makanan serta shampo yang baik bisa membantu. Bila rambut Anda terlihat kurang sehat, sebaiknya dipotong pendek agar memulihkan rambut Anda.

Jenis2 Rambut


Jenis rambut pada manusia ada 3 jenis diantaranya adalah

1. Rambut lumbago adalah rambut dari bayi yang baru lahir, bersifat lembut dan berwarna pucat.
Biasanya rambut lumbago dijumpai pada bayi yang masih dalam kandungan itulah sebabnya
bayi-bayi prematur umumnya berambut lebat.


2. Rambut vellus adalah rambut pada anak-anak yang menggantikan peran dari rambut lumbago.
Penampilannya lebih kasar, lebih panjang, dan lebih gelap warnanya dibandingkan rambut
lumbago.

3. Rambut terminal adalah rambut yang paling kasar dan panjang serta berwarna paling gelap
rambut ini dijumpai pada orang dewasa pada umumnya.